Kopang, Rembiga– Kelompok 56 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) memaparkan hasil pelaksanaan program kerja selama masa pengabdian melalui kegiatan ekspos yang digelar di Kantor Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis (6/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WITA tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa karena dinilai menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang pengelolaan sampah.
Kegiatan ekspos dihadiri oleh Kepala Desa Kopang Rembiga beserta seluruh jajaran pemerintah desa, Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bhabinkamtibmas, Ketua PCM, serta sejumlah tokoh desa. Forum ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempertanggungjawabkan sekaligus mempresentasikan capaian program kerja yang telah dilaksanakan selama menjalani KKN.
Ketua Kelompok 56 KKN UMMAT dalam pemaparannya menjelaskan bahwa terdapat tiga program kerja unggulan yang menjadi fokus pengabdian di Desa Kopang Rembiga. Program pertama adalah optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah desa.
Program kedua berupa pembuatan tungku pembakaran sampah ramah guna yang diberi nama Tungku Turbo, sebagai alternatif penanganan sampah yang tidak dapat didaur ulang. Sementara program ketiga adalah pembuatan tempat pemilahan sampah organik dan anorganik untuk membiasakan masyarakat memilah sampah sejak dari sumbernya.
Selain memaparkan program kerja kelompok, mahasiswa dari berbagai program studi juga memperkenalkan program kerja individu yang telah dilaksanakan sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa.
Sekretaris Desa Kopang Rembiga, Jaka Wiharja S.T memberikan apresiasi atas dedikasi dan inovasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa KKN UMMAT. Menurutnya, program-program yang dilaksanakan mampu memberikan kontribusi positif bagi desa, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Kami mengapresiasi seluruh mahasiswa KKN Kelompok 56 UMMAT atas kerja keras dan inovasi yang telah diberikan selama berada di Desa Kopang Rembiga. Program-program yang dijalankan sangat bermanfaat dan diharapkan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ekspos ini, Kelompok 56 KKN UMMAT berharap seluruh program yang telah diinisiasi dapat diteruskan oleh pemerintah desa dan masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi penutup rangkaian pengabdian mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan berbasis pemberdayaan masyarakat.