Warga Desa Kopang Rembiga Antusias Sambut Program Kampung Sehat Jilid II

0
82

Media Analis Indonesia, Lombok Tengah – Terwujudnya perhelatan even internasional MOTOGP di Kabupaten Lombok Tengah menjadi harapan besar bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah sebagai tuan rumah dari event besar tersebut.

Saat ini masyarakat di Lombok Tengah banyak yang sudah mempersiapkan diri menyambut perhelatan itu dengan produk-produk UMKM yang sudah diproduksi. Antara lain produk kerajinan, konveksi, sovenir dan produksi makanan ringan atau jajanan untuk oleh – oleh. Seperti yang dilakukan oleh warga Dusun Ngorok Desa Kopang Rembiga Kabupaten Lombok Tengah ini.

Begitupula dengan event Kampung Sehat Jilid II yang di Prakarsai oleh Kapolda NTB Irjend Pol Mohamad Iqbal S.I.K. Program inipun disambut baik oleh masyarakat Desa Kopang Rembiga. Mereka sangat antusias dalam menyambut terselenggaranya program Kampung Sehat 2.

Kepala Desa Kopang Rembiga Widianto, melalui Kepala Dusun Nazarudin saat bertemu wartawan Kamis ( 01/04/2021) di Kebun Hortikultura Dusun Ngorok mengatakan, “Dalam menyambut Lomba Kampung Sehat 2, kami telah berupaya dengan langkah preventif dalam melakukan kebiasaan baru yaitu selalu menjalankan Prokes dan 5 M. Selain itu melihat betapa pentingnya dalam mempertahankan ketahanan pangan di masa pandemi Covid 19 ini kami membuat terobosan kegiatan untuk meningkatkan ekonomi produktif di Masyarakat.”

Pemuda Dusun Ngorok membuat program hijaukan kampung dengan memanfaatkan tanah kosong disekitar rumah untuk ditanami sayur mayur dan buah-buahan.

“Ide cerdas ini berawal dari pemuda dusun untuk menanam hortikultura dan sayur mayur. Produksi sayur mayur ini bertujuan untuk menciptakan ketahanan pangan dusun dan desa kami. Yang jelas hasil kegiatan ini bisa dinikmati oleh warga kami. Dan saat panen seluruh warga boleh mengambil untuk di konsumsi.” Jelas Nazarudin.

Nazarudin menambahkan, kami juga memanfaatkan lahan kosong untuk Kolam ikan yang dapat dimanfaatkan dan di konsumsi serta jika hasilnya melimpah bisa dijual.
Respon masyarakat terhadap kegiatan ini sangat baik dan tidak pernah surut. Tambah Nazarudin.

Produk Unggulan lain Dusun Ngorok yang diproduksi oleh UMKM antara lain Emping Jagung, kripik Ubi, Sale Pisang, Marning Jagung serta masih banyak lagi produksi jajanan yang di buat. Produksi makanan ringan ini dimulai sejak tahun 2002. Produk jajanan ini dengan merk Darelina. Pimpinan ketua Kelompok Wanita Tani ( KWT). ” UD Rukun.”

Sang pemilik bernama Hidayanti (46) sekaligus Ketua Kelompok Wanita Tani Dusun Ngorok menjelaskan, ” Pemasaran produk UMKM kami ini sudah menyebar di seluruh NTB untuk Oleh oleh. Kami bersyukur usaha kami ini di suport baik oleh pemerintah dan masyarakat, hingga kami bisa bertahan perangi covid lewat ekonomi.
Dimasa pandemi ini kami selalu menjalankan Prokes dalam melakukan aktifitas setiap hari.” Jelas Hidayanti.

Keluh kesah produksi kami di masa pandemi Covid tidak berpengaruh dalam pemasaran produk kami karena produk kami ini adalah makanan ringan yang digemari oleh semua kalangan, tapi sempat saat awal Covid melanda tahun lalu pemasaran kami sempat menurun, bersyukur kejadian itu tidak berlangsung lama. Ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Kapolsek Kopang AKP Suherdy saat mendampingi awak media bertandang ke Dusun Ngorok mengatakan, Dalam menyambut Kampung Sehat 2. Sinergitas Pemdes dengan TNI, Polri selalu seiring berjalan dengan baik. Mengingat Kampung Sehat 2 sebagai langkah kesempurnaan perang melawan Virus Covid 19.

“Setiap hari kami selalu melakukan kegiatan sosialisasi dan razia disiplin Prokes sebagai langkah kami menumbuhkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjalankan Protokol Kesehatan dan 5 M yaitu mencuci tangan pakai Sabun, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilitas dan interaksi. Dan Alhamdulillah respon serta kesadaran masyarakat sangat baik terhadap peraturan pemerintah dalam menjalankan disiplin perang melawan wabah virus Covid yang meresahkan.” Tutup Kapolsek.
( Yyt)

Sumber:

mediaanalisindonesia.co.id