KOPANG REMBIGA – Desa Kopang Rembiga, Kabupaten Lombok Tengah, kini tengah menyambut sebuah era baru yang cerah dalam gerakan literasinya. Sebuah momentum besar tercipta ketika Pemerintah Desa berhasil menghidupkan kembali denyut nadi perpustakaan desa, yang langsung disambut dengan dukungan luar biasa berupa 1.000 eksemplar buku baru dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas).
Untuk memastikan ribuan “harta karun” pengetahuan ini tidak hanya tersimpan di pusat desa, melainkan mengalir dan menyentuh anak-anak di dusun-dusun, sebuah sinergi strategis pun terjalin. Pemerintah Desa Kopang Rembiga bekerja sama dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mataram meluncurkan program inovatif “Pojok Baca Keliling”.
Kehadiran 1.000 buku baru dari Perpusnas dan aktifnya kembali perpustakaan desa menjadi sebuah gebrakan positif. Tantangan berikutnya adalah bagaimana cara paling efektif untuk mendistribusikan sumber daya berharga ini agar manfaatnya dirasakan secara merata. Program Pojok Baca Keliling lahir sebagai jawaban yang tepat waktu. Program ini dibangun sebagai bentuk “Menyambut Momentum, Menjemput Pembaca”.
“Terus terang, kami sudah lama memimpikan anak-anak di dusun memiliki kesempatan membaca yang sama. Syukurlah, kolaborasi dengan adik-adik mahasiswa KKN melalui Pojok Baca Keliling ini menjadi jembatan untuk mewujudkan mimpi itu. Kini, buku-buku itu bergerak, menjemput langsung anak-anak kita. Semoga ini menjadi awal untuk menyalakan api semangat membaca yang tak pernah padam, sehingga desa kita benar-benar siap menjadi desa lentera bagi generasi mendatang.” ungkap Bapak Patria Negara, Kepala Desa Kopang Rembiga.
Program ini kami sosialisasikan ke dusun-dusun di Kopang Rembiga. Kami telah menyisir seluruh dusun dan untuk hasil yang maksimal, kami memilih 4 dusun utama, yaitu Jontak, Kopang 1, Lauk Rurung II, dan Ngorok, sebagai program percontohan untuk menjangkau seluruh wilayah desa. Di mana dalam program ini tidak hanya memuat pojok baca akan tetapi diselingi kegiatan kreatif dengan amunisi buku baru yang ada.
Sambutan anak-anak terhadap buku-buku baru ini sungguh luar biasa. Mereka kini tidak hanya melihat buku-buku sekolah saja melainkan buku cerita dengan ilustrasi yang menarik. Setiap kedatangan tim KKN Universitas Mataram menjadi momen yang ditunggu untuk menemukan petualangan baru di balik sampul buku yang menarik.
Era baru literasi di Kopang Rembiga telah dimulai. Sinergi antara komitmen Pemerintah Desa, dukungan Perpusnas, dan energi inovatif dari mahasiswa KKN Universitas Mataram telah membuktikan bahwa menumbuhkan minat baca adalah sebuah kerja kolektif. Diharapkan, program Pojok Baca Keliling ini tidak berhenti sebagai program sesaat, melainkan menjadi sebuah gerakan berkelanjutan yang pada akhirnya diadopsi sepenuhnya oleh masyarakat. Dengan demikian, semangat membaca yang kini mulai bersemi di dusun-dusun akan terus tumbuh subur, memupuk lahirnya generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga kaya akan imajinasi dan pengetahuan untuk membangun masa depan desa yang lebih cemerlang.
Ditulis oleh: Tim KKN Kopang Rembiga Universitas Mataram Atas dukungan Pemerintah Desa Kopang Rembiga & Perpustakaan Nasional RI